Tampilkan postingan dengan label Wasiat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wasiat. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Maret 2012

Wasiat Untuk Bersikap Jujur


WASIAT UNTUK BERSIKAP JUJUR

                Wahai kawula muda ! kejujuran itu termasuk sifat luhur terbaik yang dimiliki manusia.
Kebalikannya adalah khianat. Khianat adalah perbuatan rendah terburuk yang bisa menghinakan manusia dan menurunkan derajatnya.
            Wahai kawula muda ! kejujuran adalah perhiasan orang berbudi dan orang berilmu serta bersama sifat ashshidq ( selalu berkata benar ) merupakan sifat – sifat para rasul ‘ alaihimush shalaatu was salaam.  
            Wahai kawula muda ! jadilah engkau seorang yang jujur dan janganlah mengkhianati seseorang mengenai kehormatannya, hartanya, rahasianya dan jabatannya.
            Apabila seorang temanmu mempercayaimu untuk menjaga hartanya, maka jaganlah mengkhianatinya dan kembalikan  harta itu kepadanya,  begitu dia memintanya.
            Bilamana dia mempercayaimu untuk menjaga rahasianya, maka janganlah mengkhianatinya dan jangan menyiarkannya kepada teman yang paling jujur dan paling engkau cintai sekalipun. Sesungguhnya engkau mempunyai  teman – teman yang tinggal bersamamu dan mereka mempunyai barang – barang yang mereka tinggalkan di tempat tinggal mereka, karena mengandalkan amanatmu.
            Maka janganlah engkau ulurkan tanganmu untuk mengambilnya, disaat mereka tidak ada di tempat dan jangan biarkan seorang pun mendekatinya ketika engkau hadir, sedangkan mereka tidak ada.
            Wahai kawula muda ! berhati – hatilah agar engkau tidak di tuduh khianat diantara teman – temanmu. Setiap kali mereka kehilangan sesuatu. Mereka menuduhmu mencurinya, meskipun engkau tidak bersalah.
            Wahai kawula muda ! jadilah engkau seorang yang jujur dalam segala sesuatu, baik mengenai sesuatu yang kecil maupun yang besar. Janganlah engkau berniat untuk berkhianat terhadap sesuatu yang besar atau remeh.
            Jangan sekali – kali membuka tas temanmu maupun wadah barang – barangnya disaat tidak ada, hanya untuk sekedar mengetahuhi isinya, karena perbuatan ini termasuk khianat.
            Janganlah engkau memata –matai teman – temanmu, karena perbuatan itu termasuk khianat.
             Dan jangan membaca surat atas nama orang lain, karena perbuatan itu termasuk khianat.
            Wahai kawula muda ! janganlah engkau bercanda dengan cara khianat. Maka janganlah mengambil sesuatu milik temanmu secara diam – diam dengan maksud bercanda untuk mengembalikannya kepadanya bila dia mencarinya. Karena hal itu menyebabkan orang lain bersangka buruk terhadapmu dan menuduhmu, padahal engkau tidak melakukannya.
            Boleh jadi sebagian orang menjadi curiga, bahwa engkau adalah seorang yang bermasalah. Adalah sulit sekali bagimu menghilangkan sangkaan ini dari hati mereka.
            Wahai kawula muda ! janganlah engkau menghianati dirimu dan janganlah menghianati  orang lain. Termasuk penghianatanmu terhadap dirimu adalah bila guru menanyaimu untuk mengujimu, lalu engkau melihat dalam kitab secara sembunyi, kemudian engkau menjawabnya seakan – seakan engkau mengetahuhi apa yang ditanyakan kepadamu.  
            Termasuk pengkhianatanmu terhadap dirimu adalah apabila engkau duduk ditempat ujian. Ketika tidak mampu menjawab, engkau melihat secara diam –diam lembaran soal temanmu, lalu mencontoh dari satu atau engkau menanyainya secara bersisik, supaya dia menjawabmu.
           
Wahai kawula muda ! ini adalah pengkhianatan dan kebodohan sekaligus bentuk kecurangan pula. Meskipun engkau tidak tahu, jaganlah kiranya engkau berkhianat maupun bersikap curang.

Wahai kawula muda ! hindarilah perbuatan seperti ini dan giatlah dalam menekuni pelajaranmu, supaya engkau belajar ilmu dan selamat dari pengkhianatan dan kecurangan.

Semoga Allah memberimu petunjuk dan membimbing mu dalam kebaikan.  
             

Wasiat Untuk Bertaubat

WASIAT UNTUK BERTAUBAT


                Wahai kawula muda ! suci dari dosa dan kesalahan hanyalah sifat para nabi saw. Apabila engkau ditakdirkan terjerumus dalam suatu dosa, maka segeralah bertaubat kepada allah dan mohonlah ampun kepada-Nya., sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun.
          Wahai Kawula muda ! bertaubatlah dari dosa – dosamu itu dengan taubat yang sebenarnya, bukan sekedar kalimat  yang di ucapkan di lisan. Melainkan engkau buktikan dengan bentuk perbuatan dengan cara meningkatkan amal ibadahmu dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan, serta mematuhi  hukum – hukum Allah.
          Selain itu, hendaknya engkau merasa bersedih dan menyesal atas kesalahan yang engkau lakukan dan engkau berjanji kepada Allah untuk tidak kembali bertaubat seperti itu selamanya.
Kemudian mohonlah kepada allah, agar memaafkan dosamu yang lampau. 

        
  Jika Allah menghendaki, dia akan memaafkanmu. Jika tidak, maka dia akan menghukummu.
          Wahai kawula muda ! Inilah hakikat taubat dan istghfar. Jika lisanmu mengatakan : “ Aku bertaubat kepada Allah “, sementara engkau tetap melawan Tuhanmu, maka pernyataan taubatmu hanya main – main saja. Menyatakan taubat dengan lisan tanpa di sertai penyesalan  dan berhenti dari melakukan dosa adalah bentuk pelecehan terhadap allah. Orang seperti ini patut mendapat siksa yang sangat pedih.
          Wahai kawula muda ! lihatlah kepada dirimu bersama ayah dan gurumu. Apabila dia menyuruhmu untuk menekuni pelajaran, lalu mengabaikannya dan dia ingin menghukummu, kemudian engkau berkata : “ aku bertaubat “.
          Apakah sah taubatmu, sementara  engkau melalaikan pelajaranmu ? bukankah taubat semacam ini termasuk dusta yang patut mendapatkan hukuman lain ?
          Wahai kawula muda ! rasa takut kepada Allah itu bisa menghalangi manusia untuk berbuat dosa.
          Karena itu, orang yang besar  rasa takutnya kepada allah dia jarang melakukan perbuatan dosa. 
Wahai kawula muda ! orang yang takut kepada Allah itu dapat menghalangi dirinya melakukan kemaksiyatan, dan tidak muda putus asa, meskipun menerima cobaan yang berat.
          Jika engkau berbuat  dosa, maka berdoalah kepada allah dalam keadaan sembunyi  maupun secara  terbuka, dan mohonlah ampunan kepada – Nya. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
          Wahai kawula muda ! apabila engkau mengalami  musibah, baik menimpa dirimu, keluargamu maupun hartamu, maka bersabarlah ! Dengan kesabaranmu engkau akan mendapat pahala disisi- Nya.
Hadapilah putusan dan taqdir Allah dengan lapang dada penuh keridhaan .
          Bersyukur kepada Tuhanmu atas karunia dan kebaikan yang diberikan kepadamu. Mohonlah kelembutan kepada-Nya dalam memutuskan taqdir kepadamu, dengan mengatakan  : “ Ya Allah, aku tidak memohon kepadamu untuk menolak keputusanMu tetapi aku mohon kepadaMu kelembutan didalamnya”.
          Wahai kawula muda! Andai kata engkau mengetahuhi sesuatu yang ghaib, tentulah engkau memilih apa yang di lakukan Allah terhadapmu. Maka tidak ada musibah melainkan didalamnya terdapat hikmah. 
    Oleh karena itu, jaganlah engkau menentang taqdir dan jangan menyanggah keputusan Tuhanmu. Karena Dialah Yang Maha Melakukan segala yang diinginkan-Nya, juga tidak ada yang bisa menolak keputusan-Nya. Serta tidak ada yang dapat menentang ketetapan-Nya. Dia melakukan apa yang dia kehendaki dan Dia – lah yang Maha Bijaksana Lagi Maha Mengetahuhi.